Dada Rosada: 2012 Penataan Kawasan Sentra Industri Perdagangan Sudah Bisa Selesai

pabrik-jibiphotoBANDUNG (MB),- Sentra industri dan perdagangan rajutan Binongjati, sentra perdagangan kain Cigondewah, sentra perdagangan jeans Cihampelas, sentra industri kaos Suci, Sentra industri sepatu Cibaduyut, sentra industri tahu & tempe Cibuntu dan sentra industri boneka Sukamulya Sukajadi Kota Bandung, merupakan aset cukup potensial. Keberadaannya diyakini bisa menunjang pertumbuhan perekonomian kota dan mengatasi persoalan ketenagakerjaan.

Sebagai kawasan  yang cukup lama dikenal masyarakat baik local, regional bahkan mungkin mancanegara, kawasan industri sekaligus kawasan wisata belanja ini harus memberikan kenyamanan. Tidak saja nyaman dari aspek infrastuktur jalannya, lahan parkir, drainage dan trotoar tapi juga kawasannya yang berwawasan lingkungan dan berwawasan K3 (tertib, bersih dan indah).

Hal ini mengemuka dalam evaluasi revitalisai tujuh kawasan industri perdagangan Kota Bandung. Rapat dipimpin langsung Wali Kota Bandung, H Dada Rosada, melibatkan pimpinan SKPD terkait dan koordinator pelaku usaha tujuh kawasan. Berlangsung di Pasir Madur, Ciparay Bandung, Senin (07/02).

Sejak revitalisasi dicanangkan Februari 2007 lalu (minus sentra boneka dan sentra tahu tempe), ungkap Dada, Pemkot Bandung membangunnya per leading sektor. Pencairan dana yang tidak berbarengan mengakibatkan ketidak paduan dalam pelaksanaannya. Seperti pembangunan jalan yang mendahului pekerjaan, ketika leading sektor lain baru memulai pekerjaan, jalan sudah rusak lagi. Hasilnya jadi tidak bareng. “Revitalisasi tidak jalan ditempat. Ada kemajuan tapi kemajuannya lambat. Ini harus kita percepat di 2011,” jelasnya.

Ke depan di 2011 dengan biaya yang lebih besar, Rp 3,5 milyar, Dada berharasp, pembangunan penyelesaian pekerjaan drainage, trotoar dan jalan di Cibaduyut (sentra sepatu) bisa lebih nampak dan dirasakan ada hasilnya. Pemkot juga mengupayakan, sektor sektor yang menjadi sentra penataan dibawah koordinasi Dinas UKM Indag & Koperasi. Termasuk pemenuhan bantuan modal usaha melalui Bawaku Makmur.

“Bawaku Makmur walaupun kecil tapi membantu. Meski besar dananya, pemohonnya banyak ya dibagi banyak orang. Dari sentra boneka berapa orang, kebutuhannya dipenuhi semuanya, termasuk Cibaduyut yang dari awal tidak meminta bantuan modal, sekarang juga minta,” kata Dada.

Dada berharap, di 2012 penataan kawasan sentra industri perdagangan sudah bisa selesai. Bagaimanapun juga, tandasnya, dalam memecahkan masalah harus ada jadwal atau target waktu. Mudah-mudahan di APBD Murni 2012, kita bisa menganggarkan yang lebih besar lagi.

Pelaku usaha sentra sepatu Cibaduyut, Dadang Heru mewakili rekan-rekannya yang tergabung dalam rereongan pengrajin alas kaki, tas sareng sajabina (Repalts) menyatakan, berharap ada peningkatan kesejahteraan yang menjamin kehidupan pengusaha dan pengrajin di sentra Cibaduyut. Pemkot tidak saja membantu promosi, tapi legalitas khususnya proses perijinan dipermudah. “Kalau usaha kami maju, kontribusi kami tentunya bisa lancar membayar pajak,” ujarnya. (Herdi)

Tulis komentar